Skip to content

Te Zate Ree~ ​

Cak Zate ngipasin sate di depan gerobak Zate, asapnya terbang jadi pesawat kertas Telegram

Malam-malam, abang sate lewat depan rumah sambil manggil pelanggan. Tapi kok panggilannya beda? Te Zate Ree~ Ternyata yang lewat kali ini API Telegram gratis buat developer. 😎

Zate itu adiknya Zawa. Kalau Zawa ngurusin WhatsApp, Zate ngurusin Telegram. Bentuk API-nya sengaja dibikin sama persis: header sama, endpoint sama, format error sama. Jadi kalau udah pernah pakai Zawa, kamu tinggal ganti base URL.

Bedanya sama bikin bot Telegram biasa: Zate login pakai akun Telegram kamu sendiri, bukan bot. Jadi kamu bisa kirim pesan duluan, posting story, baca grup dan channel yang kamu ikuti, dan nerima pesan masuk lewat webhook. Semuanya lewat HTTP, tanpa harus ngulik MTProto.

Ibarat abang sate: kamu tinggal pesan, urusan kipas-kipas arang biar Zate yang pegang.

Nggak ada biaya. Nggak ada drama. Cukup bawa semangat eksplorasi dan seporsi sate (opsional, tapi disarankan 🍢).

Kenapa Zate? ​

  • Gratis. Beneran gratis. Nggak pakai bintang-bintang kecil, nggak ada masa percobaan yang tiba-tiba habis.
  • Akun beneran, bukan bot. Bot cuma bisa bales orang yang udah /start duluan. Zate pakai akun kamu, jadi bisa nyapa duluan.
  • Tinggal scan QR. Nggak perlu ngurus api_hash atau session string. Buat sesi, scan QR dari Telegram, beres.
  • Saudaraan sama Zawa. Header, endpoint, dan format error-nya sama. Pindah dari WhatsApp ke Telegram cuma ganti base URL.

Zate Bisa Ngapain Aja? ​

  • Kirim pesan Teks, gambar, video, audio, dokumen, lokasi, dan kontak ke username, user, grup, atau channel.
  • Terima pesan Pesan baru, pesan diedit, pesan dihapus, dan tanda dibaca dikirim ke webhook kamu.
  • Posting story Bikin story teks, gambar, atau video langsung dari kode kamu.
  • Indikator mengetik Munculin "mengetik..." atau "merekam audio..." sebelum pesan dikirim.
  • Channel Lihat channel yang kamu ikuti sampai histori pesannya, lengkap dengan link media publik.
  • Group Lihat grup yang kamu ikuti, detailnya, dan daftar anggotanya.

Cara Kerjanya Gimana? ​

Zate login ke Telegram sebagai perangkat tertaut, sama kayak waktu kamu login Telegram Desktop pakai QR. Bedanya, yang "buka" itu server Zate, dan kamu ngontrolnya lewat HTTP.

  1. Bikin sesi Kamu bikin sesi lewat API, terus Zate nyiapin QR code.
  2. Scan QR dari Telegram Buka Telegram → Settings → Devices → Link Desktop Device, terus scan QR-nya. Kalau akunmu pakai verifikasi dua langkah, kirim password-nya lewat API.
  3. Pakai lewat API Beres! Akun kamu sekarang bisa dipakai lewat API, cukup pakai id dan session-id dari sesi tadi.

Mulai dari Mana? ​

Tenang, kita nggak bakal lempar kamu langsung ke endpoint. Saran urutan bacanya:

  • Sebelum Mulai Aturan main singkat, biar akun kamu aman dan kita sama-sama nyaman.
  • Quick Start Kirim pesan Telegram pertama kamu dalam 5 menit.
  • Konsep Dasar Sesi, tujuan pesan, format teks, media, dan format response.
  • Referensi API Semua endpoint lengkap dengan contohnya.

Kalau butuh bantuan, gerobaknya selalu buka... kecuali abangnya lagi tidur. 😴